Tentang iklan-iklan ini

Harga BBM Naik, Bim Bim Slank: Anggap Saja Sedekah


Bimbim Slank

Anggota Band Slank seperti Bim Bim, Abdee dsb memang amat kaya. Apalagi setelah Slank dekat dengan Jokowi yang sekarang jadi Presiden. Tapi saya rasa mayoritas penggemar Slank itu kelompok menengah ke bawah. Kelompok miskin. Lagu2 Slank sebelumnya pun menyuarakan kemiskinan. Membela kaum miskin.

Tapi sekarang sepertinya ada jarak antara Slank dgn mayoritas penggemarnya. Seperti beberapa personil Slank yang selain mendukung Jokowi juga mendukung kenaikan harga BBM yang menyengsarakan rakyat. Lama2 Slank akan ditinggal oleh penggemarnya.

BBM Naik, Bim Bim Slank: Anggap Saja Sedekah

Baca lebih lanjut

Tentang iklan-iklan ini

Harga Bensin Naik dari Rp 6500 jadi Rp 8500 per Liter


Jokowi Umumkan Kenaikan Harga BBM

Joko Widodo menaikkan harga bensin Premium dari Rp 6500 jadi Rp 8500 per Liter per 18 November 2014, sementara Solar jadi Rp 7500/liter dari sebelumnya Rp 5.500/ltr.

Hebat juga. Harga bensin di Indonesia Rp 8500/liter, harga bensin di Gulf Coast cuma Rp 8.632/liter. Selisihnya hanya Rp 132/liter. Namun UMR AS yang sekitar Rp 18 juta/bulan itu terpaut Rp 15 juta lebih dengan UMR Indonesia…

Saat ini rakyat Indonesia harus beli bensin Premium seharga US$ 112/barel. Sementara harga minyak mentah dunia US$ 75/barel (zaman SBY sempat mencapai US$ 140/barel).

Baca lebih lanjut

Andy Noorsaman Sommeng: BBM Naikkan Jadi Rp 10.500/liter? Di AS Aja Cuma Rp 9800/liter


BPH Migas

Andy Noorsaman Sommeng: BBM naikkan jadi Rp 10.500/liter? Di AS Aja Cuma Rp 9800/liter.

Bagusnya sih BBM dinaikkan saja Rp 1 juta/liter biar rakyat berontak sekalian. Jika perlu Indonesia ini perang saudara seperti di Iraq dan Suriah.

Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng siapa ya? Harga bensin oktan 95 saja di Malaysia cuma Rp 7800 sementara di Gulf Coast AS cuma Rp 9800/liter (UMR di sana sekitar Rp 16 juta/bulan). Kok dia pingin harga bensin oktan 88 (Premium) di Indonesia naik jadi rp 10.500/liter? Hitungannya dari mana ya?

Lagian apa tidak salah? Sudah ada SKK Migas tapi BPH Migas masih ada? Apa tidak buang uang negara?

Di zaman Soeharto tidak ada BPH Migas dan SKK Migas, cuma Pertamina yang kontrol minyak kontraktor asing, Toh produksi minyak bisa mencapai 1,6 juta bph. Sekarang dengan adanya BPH dan SKK Migas produksi minyak malah di bawah 0,9 juta bph.

Jokowi Mau Naikkan Harga BBM Rp 3.000/Liter, BPH Migas: Bagusnya Rp 4.000/Liter

Baca lebih lanjut

Jokowi Tak Naikkan Harga BBM. Cuma Alihkan Subsidi…


Joko Naikkan Harga BBM

Ini seperti mengatakan Harimau itu Kucing. Meski nama beda, rakyat tetap akan merasakan kenaikan berbagai harga barang2 kebutuhan pokok dan angkutan umum.
Kenaikan harga BBM ini cuma untuk memuaskan segelintir pengusaha Apindo. Bukan untuk rakyat.

Jokowi: Saya Ganti Istilah Harga BBM Naik Biar Orang Nggak Takut
Baca lebih lanjut

Indonesia Subsidi Gas ke Cina Rp 180 Trilyun / Tahun!


Subsidi Gas ke CIna

Subsidi Gas ke CIna

Jangan khawatir. Indonesia subsidi gas ke Cina sebesar Rp 180 trilyun /tahun. Harga gas Indonesia dikunci mati sebesar harga minyak US$ 38/barrel. Padahal harga minyak dunia sudah US$ 95/barrel…

Dengan harga minyak US$ 95/barrel, harusnya harga gas kita ke Cina direvisi minimal jadi US$ 75/barrel.

Ibarat kata rakyat kita beli bensin Rp 6500 saja diteriaki kemurahan dan harus dinaikkan.

Lah Cina yang beli gas setara dengan bensin diharga Rp 3800/liter kok dibiarkan?

Daripada dijual ke Cina secara murah, mending jual saja ke rakyat sendiri dengan harga 2x lipat daripada ke Cina. Itu tetap lebih murah dari harga gas di Indonesia sekarang.

Baca lebih lanjut

JK Yakin Rakyat Kecil Tak Menjerit Bila Subsidi BBM Dicabut


JK Rakyat

Apakah JK peduli dgn rakyat? Dianggap rakyat yg penghasilannya mayoritas di bawah rp 2 juta/bulan akan sanggup menerima kenaikan harga BBM berikut harga2 barang lainnya.
Di sisi lain, JK mau menaikkan gaji menteri karena gaji rp 19 juta/bulan (dgn berbagai tunjangan rp 60 juta/bulan) dianggap kekecilan / kurang.
Mayoritas rakyat miskin diberi kenaikan harga
Menteri yang gajinya sudah besar, diberi kenaikan gaji.
Baca lebih lanjut

20 Tahun Lagi Minyak Indonesia Habis? Harga BBM Harus Naik?


Tahun 1980 saya baca berita di Media Massa bahwa minyak Indonesia 25 tahun lagi habis. BBM harus dinaikkan. 34 tahun kemudian di tahun 2014 lagu lama terdengar lagi: “Minyak Indonesia 20 tahun lagi habis. BBM harus naik”. Memangnya mereka sudah ke dalam tanah sehingga bisa mengukur jumlah cadangan minyak Indonesia?

Jika minyak Indonesia mau habis, kenapa Indonesia masih ekspor minyak? Kenapa tidak dilarang saja ekspor minyak tsb? Kemudian bagaimana mungkin Singapura yg konsumen bensinnya cuma 6 juta orang dan tidak punya minyak bikin Kilang Minyak untuk Indonesia yang punya ladang minyak dan jumlah penduduknya 250 juta? Aneh tidak?

Baca lebih lanjut

Efek Domino Berantai Kenaikan Harga BBM


Kenaikan Harga BBM Kartun

Kenaikan Harga BBM Kartun

Jumlah orang kaya pemilik mobil mewah seperti di kartun ini berapa sih? Tidak sampai 10%. Subsidi bisa ditarik dari mereka dengan pajak STNK 2-3x lipat dari sekarang. Lagi pula petugas SPBU kan bisa mempersilahkan mereka untuk pakai Pertamax. Jangan sampai 90% rakyat menderita karena mereka.

Ada efek dominonya. Ada Efek berantainya. Jika harga bbm naik, ongkos angkutan pasti naik. Pengeluaran karyawan yg naik kendaraan pasti naik.

Harga2 barang juga naik sebab dari sawah atau pabrik harus diangkut pakai kendaraan. Pakai bbm. Listrik juga naik sebab sebagian pakai bbm. Efeknya ke mana2 dan sudah terbukti.

Baca lebih lanjut

Sofjan Wanandi: SBY Ogah Naikkan BBM Cuma Cari Popularitas


Sofjan Wanandi Ketua Apindo dan Pendiri CSIS

Sofjan Wanandi Ketua Apindo dan Pendiri CSIS

Sofjan Wanandi: SBY Ogah Naikkan BBM Cuma Cari Popularitas. Begitu kata Sofjan selaku ketua Apindo.

Biasanya pengusaha itu maunya harga BBM murah. Jadi ongkos produksi juga murah. Bukankah Sofjan berkali2 menolak upah buruh UMR yang tinggi dengan alasan perusahaan bisa bangkrut karena biaya operasionalnya naik. Nah UMR kita yang cuma Rp 2,4 juta/bulan itu jauh lebih rendah ketimbang UMR AS yang sekitar Rp 15 juta/bulan.

Aneh tidak jika Sofjan ngotot harga BBM dinaikkan? Bukankah biaya operasional jadi naik? Biaya distribusi dan listrik pabrik juga naik karena angkutan umum dan listrik juga pakai BBM? Ada “Efek Domino” yang dilupakan. Jika BBM naik, maka semua harga barang termasuk Sembako pun akan naik. Kenapa? Karena barang2 tsb diangkut dari produsen ke konsumen pakai kendaraan yang menggunakan BBM.

Dengan harga minyak Dunia yang turun jadi US$ 95/barrel, permintaan Sofjan jadi aneh. Apalagi zaman SBY harga minyak Dunia pernah menembus angka US$ 147/brl. Toh zaman SBY harga minyak tak lebihd ari Rp 6500/liter atau US$ 90/brl.

Baca lebih lanjut

Harga Minyak AS Per 30 Agustus 2014


Harga Minyak AS

Foto di atas adalah Harga Minyak AS rata2 Per 30 Agustus 2014. Harga rata2 US$ 3,61/gallon atau Rp 11.105/liter. Itu sudah masuk pajak, distribusi+pemasaran+kilang yang total Rp 3.776. Ada pun harga minyak mentah dunia US$ 100/barel.

Tapi jika kita memakai biaya perolehan minyak lokal US$ 10/barel, maka dengan harga Rp 4.509 dengan standar gaji SPBU AS saja di situ sudah untung dan pemerintah sudah dapat pajak Rp 1.333/liter. Tanpa pajak, cuma Rp 3.200/liter saja…

Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 140 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: