Iklan

Orang-orang Tanpa Otak

Maaf jika judulnya kasar. Tapi memang tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan orang-orang yang sebenarnya punya otak, tapi tidak menggunakan otaknya dengan baik. Orang-orang itu di antaranya:

1. Pengemudi motor yang berkendaraan di sebelah kiri (pinggir jalan) meski ada kendaraan lain yang ingin berhenti.

Ada pengemudi motor yang terus naik motor di sebelah kiri/pas pinggir jalan meski ada mobil bis/mobil lainnya yang ingin berhenti dengan berjalan melambat. Begitu penumpang turun, maka bisa terjadi tabrakan. Hebatnya lagi pengemudi motor itu yang justru marah2. Turun kok di pinggir jalan? Memangnya orang harus turun di tengah jalan?

Hebatnya lagi tangan mereka seperti alergi untuk menarik remnya. Seolah-olah remnya itu ada duri yang sangat tajam atau sangat panas.

Yang lebih parah lagi adalah pengemudi sepeda motor yang naik motor di trotoar.

2. Pengemudi Motor yang tidak Mau Mengerem ketika Ada orang yang menyeberang. Sepertinya mereka tidak mau kampas remnya habis hanya karena menarik rem mereka. Atau waktu mereka seolah-olah sangat penting sekali. Akibatnya banyak orang yang meninggal karena pembunuh bersepeda motor ini. Ya selain motor, pengemudi kendaraan bermotor lainnya yang ngebut seperti mobil pribadi, bis, metromini, truk, dsb sama saja parahnya.

Yang saya tidak habis pikir, kok bisa ya pengendara sepeda motor beserta pemboncengnya tewas tertabrak pesawat? Apa mereka tidak tahu kalau di landasan pesawat terbang motor tidak boleh lewat? Apa mereka tidak bisa dengar bunyi pesawat latih yang biasanya berisik? Apa mereka tidak bisa lihat pesawat terbang yang besarnya berkali-kali lipat daripada motor mereka?

Hebatnya lagi keluarga korban dan warga justru menyalahkan pihak Bandara Udara yang dianggap tidak menjaga lapangan terbang Curug dengan baik. Padahal lapangan tersebut sudah dipagar kawat, namun warga mengguntingnya. Diperbaiki, dirusak lagi, dst.

Tak heran ada satu komentator di Blog bikers yang komentar:

anonymous April 21, 2010 pukul 4:02 pm

kelakuan yg bikin malu….at least biker tolol berkurang 2 di tangerang

http://ducatimonster.wordpress.com/2010/04/21/bikers-edan-tertabrak-pesawat-kecaman-berdatangan-wajar

3. Perokok yang merokok di dalam angkutan umum. Mungkin karena sudah kecanduan, akhirnya otaknya jadi rusak dan tidak malu lagi merokok di tempat umum. Harusnya rokok itu dilarang saja karena bikin orang kecanduan dan merusak kesehatan sebagaimana candu, ganja, dan narkoba.

4. Sudah miskin, merokok lagi. Ada itu tukang ojek, abang becak, kondektur, sopir angkot, dsb yang mencari uang Rp 500 ribu/bulan saja sudah ngos-ngosan. Tapi anehnya mereka tidak segan-segan menghabiskan uang Rp 300 ribu/bulan hanya untuk membakar rokok di mulutnya. Lantas dikasih makan apa keluarganya? Apakah ada uang sekolah untuk anaknya?

Ada itu saya lihat di pasar seorang pengemis yang duduk minta uang sambil merokok!

Pantas saja jika banyak kelaparan di Indonesia dan juga anak-anak yang tidak bersekolah. Rokok membuat mereka jadi “tanpa otak”….

Bahkan ada bocah 4 tahun yang merokok meski belum bisa cari uang. Akibatnya dia meminta2 rokok pada orang lain. Jika tidak diberi, caci-maki kasar keluar dari mulutnya.

Harusnya perusahaan-perusahaan rokok didenda untuk memperbaiki anak 4 tahun yang sudah mereka rusak otaknya dengan rokok mereka.

Insiden Curug
Tertabrak Pesawat, Dua Bikers Tewas
Laporan wartawan KOMPAS Pingkan E Dundu
Senin, 19 April 2010 | 11:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Dua pengendara motor yang belum diketahui identitasnya tewas setelah ditabrak pesawat latih di landas pacu (runway) saat pesawat tersebut akan mendarat di lokasi latihan pesawat, Legok, Curug, Kabupaten Tangerang, sekitar pukul 10.00, Senin (19/4/2010). Insiden ini terjadi setelah sebelumnya motor yang dikendarai keduanya “nyelonong” melintasi landasan pacu.

Kepala Polres Metro Tangerang Kabupaten Eddy Sumitro Tambunan kepada Kompas, Senin (19/4/2010), menyebutkan, dua awat pesawat yaitu instruktur terbang Teza Ariputra (23) dan taruna terbang Sephazka Abdilah (19) tewas dalam peristiwa itu. “Keduanya meninggal di RS Siloam, sementara pengendara motor belum diketahui identitasnya karena tidak membawa identitas,” jelas Eddy.

http://megapolitan.kompas.com/read/2010/04/19/11535956/Tertabrak.Pesawat..Dua.Bikers.Tewas

Iklan

5 Tanggapan

  1. betul..betul…betul….

  2. Sebenernya mereka punya otak, tapi tidak digunakan untuk berfikir…

  3. ‘reformasi total’

  4. Yah itu semua Banyak Faktor yang jadi penyebabnya…
    Salah satu yang Pasti Kurang Pendidikan di Bidang Agama !!!

  5. hmmm sudah gila..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: