Iklan

AS Mulai Hancurkan Prabowo?

Tantowi AS

Setelah wartawan AS Allan Nairn memfitnah Prabowo sbg menghina Gus Dur, kali ini AS menggerakkan Dubes AS untuk memfitnah Prabowo dgn meminta pengusutan Pelanggaran HAM tahun 1998. 16 tahun lalu!

Bayangkan jika Indonesia meminta pengusutan HAM thd presiden AS George Bush dan Barack Obama yang melanggar HAM dgn membunuh jutaan orang di Afghanistan dan Iraq. Apa AS tidak tersinggung?

AS sekarang mulai membela Capres Bonekanya dgn habis2an agar tetap bisa menguras kekayaan Indonesia lewat Freeport, Chevron, Exxon, dsb….
Indonesia miskin karena Kompeni2 AS menguras kekayaan Indonesia. Kekayaan Indonesia “BOCOR” ke AS sehingga AS kaya dan Indonesia miskin.
Itulah sebabnya para Boneka AS mentertawakan “BOCOR”…

Prabowo AS

Bisa jadi pembobolan Rumah Polonia adalah upaya teror dari AS. Tak ada uang hilang. Bisa jadi ada dokumen2 penting yang diambil seperti nama2 jaringan pendukung Prabowo.

AS sudah pernah menangkap beberapa kepala negara asing seperti Noriega dan Saddam Hussein serta membunuhnya. Jadi bisa saja AS membunuh Prabowo melalui agen2nya. Isyu Jokowi mau dibunuh yang sempat beredar mungkin sekedar pura2. Tapi bisa jadi pembunuhan Prabowo ada di otak AS. AS sudah biasa mendalangi/menunggangi kerusuhan tahun 1966 dan 1998 guna mendapat rezim yang lebih pro AS. Jadi rakyat Indonesia harus hati2. Jangan pilih Capres Boneka AS.

AS menangkap pemimpin Panama, Noriega setelah menuduhnya sebagai Diktator. Lewat majalah Time, AS juga sudah menyebut Prabowo sbg Diktator sebagaimana Noriega. Jadi harus hati2.

Tantowi kritik Dubes Amerika yang minta pengusutan kasus HAM 98

Merdeka.com – Duta Besar Amerika Serikat (AS) Robert Blake meminta pemerintah Indonesia untuk mengusut tuntas, kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi tahun 1998 lalu, saat calon presiden (capres) Prabowo Subianto menjabat sebagai Danjen Kopassus.
Terkait hal ini, Ketua Komisi I DPR RI, Tantowi Yahya menyesalkan turut campurnya Dubes AS tersebut.
“Sangat menyesalkan statement dari seorang Duta Besar yang isinya itu tidak lain dan tidak bukan adalah ikut campur di urusan dalam negeri orang lain, terlebih statement tersebut disampaikan oleh seorang diplomat Amerika,” kata Tantowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6).
Tantowi menilai, terjadi pelanggaran etika lantaran kasus tahun 1998 dinilai murni sebagai kasus dalam negeri Indonesia. Apabila harus diselesaikan, maka penyelesaian harus melalui cara dan sistem yang berlaku di Indonesia.

http://www.merdeka.com/politik/tantowi-kritik-dubes-amerika-yang-minta-pengusutan-kasus-ham-98.html

Silahkan baca:
https://infoindonesiakita.com/?s=kekayaan+alam+dirampok

Polisi Sinyalir Tak Ada Barang Hilang yang Dicuri di Rumah Polonia

http://news.detik.com/read/2014/06/26/165953/2620315/10/polisi-sinyalir-tak-ada-barang-hilang-yang-dicuri-di-rumah-polonia

Rumah Polonia Dibobol Maling, Polisi Periksa 5 Saksi

http://news.detik.com/read/2014/06/26/125433/2619917/10/rumah-polonia-dibobol-maling-polisi-periksa-5-saksi?nd771104bcj

3-1-1990: AS Tangkap Diktator Panama

AS merasa berkepentingan untuk kirim tentara ke Panama menangkap Jenderal Noriega
http://dunia.news.viva.co.id/news/read/276833-3-1-1990–as-tangkap-diktator-panama

Penangkapan Saddam Hussein

http://arsip.gatra.com/artikel.php?id=32784

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: