Iklan

Media Pro Jokowi Obor Catut Ulama Seperti KH Ma’ruf Amin

obor-dusta

Nama Ulama Dicatut Media Pro Jokowi
Yang namanya Ulama itu jika ada orang bertamu, misalnya Prabowo atau Jokowi, niscaya mereka menghormati tamunya. Tidak mungkin mereka menolak tamu. Tapi itu bukan berarti mereka mendukung Prabowo atau Jokowi sebagai Calon Presiden. Kecuali jika mereka jelas-jelas berkata pilihlah Prabowo sebagaimana yang dilakukan Gus Dur di tahun 2009 atau Aa Gym, KH Arifin Ilham, Habib Luthfi, dsb yang jelas2 menyatakan mendukung Prabowo sebagai Calon Presiden Indonesia.

Tapi jika sekedar bertemu ulama di pesantrennya, ya belum tentu ulama tsb mendukungnya sebagai Capres. Klaim Media Obor Rahmatan Lil Alamin yang diterbitkan Dahlan Iskan yang menyebut sejumlah Ulama seperti KH Ma’ruf Amin, Gus Sholahudin Wahid, KH Maimun Zubair, dsb mendukung Jokowi jelas adalah bohong belaka.

Beritanya kok beda dgn di Republika. Di situ digambarkan cuma pingsan saat Jokowi di situ. Usai Jokowi pergi baru meninggal. Sepertinya pendukung Jokowi memanipulasi berita seolah2 meninggal di pangkuan Jokowi dgn salam 2 jari:

“Pak Nanang Wafat pukul 21.40 di Rumah Sakit Al-Islam (Bandung),” kata Kepala Humas Ma”soem Group, Asep Juhana, melalui pesan singkat telepon seluler.
Sebelumnya almarhum saat acara menyambut Jokowi tiba-tiba tidak sadarkan diri di panggung disaksikan ribuan jamaah yang hadir dalam acara tersebut.
Selanjutnya dibawa oleh kerabat dan keluarganya untuk mendapatkan pertolongan medis ke Rumah Sakit Al-Islam Kota Bandung.
“Jatuh lagi ngasih sambutan, terus dibawa ke rumah sakit,” kata keponakan almarhum Astari.
Ia menuturkan almarhum sebelumnya tidak mengeluhkan sakit, setelah jatuh dan diperiksa di Rumah Sakit sudah meninggal dunia.
“Sebelumnya juga sehat,” kata Astari di rumah duka Jalan Raya Cikalang, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Sebelumnya, Jokowi memberikan sambutan sesaat setelah pimpinan Al-Masoem Group tersebut tidak sadarkan diri.
Jokowi dalam sambutannya mengungkapkan tidak bisa banyak menyampaikan pidatonya karena pemilik tempat sedang sakit.
“Saya tidak bisa berapi-api karena tuan rumah juga baru saja berada pada sedang sakit dan kita harus sama-sama mendoakan kepada beliau,” kata Jokowi.
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/07/03/n83hfm-pimpinan-al-masoem-meninggal-saat-sambut-jokowi

Acungkan Salam Dua Jari, Nanang Ma’soem Meninggal Dunia di Pangkuan Jokowi

Jakarta – Sesepuh Yayasan Pendidikan Al Ma’soem, Nanang Iskandar Ma’Soem, meninggal dunia saat menjelang sambutan taraweh bersama Capres Joko Widodo, Rabu malam tadi. Nanang meninggal saat mengacungkan salam dua jari di hadapan ratusan undangan yang hadir di Lapangan Dome, Cipacing, Cileunyi, Jawa Barat.
http://news.detik.com/read/2014/07/03/002715/2626215/10/acungkan-salam-dua-jari-nanang-masoem-meninggal-di-pangkuan-jokowi

Ini bantahan para ulama tsb:

Nama Ulama Dicatut Media Pro Jokowi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama
Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin membantah pernah memberikan pernyataan apa pun dalam media Obor Rahmatan Lil Alamin.

Ia pun mendesak pihak pengelola media pro Jokowi-JK untuk mengklarifikasi hal tersebut dan bila terbukti salah, hendaknya meminta maaf kepada publik.

Sebab, secara pribadi dan institusi sebagai wakil ketua umum MUI, alumnus Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur ini menyatakan netral dan tidak berpihak atau mendukung salah satu pasangan capres-cawapres.

Media Obor Rahmatan Lil Alamin adalam salah satu kover terbitannya, memuat sembilan sosok ulama kharismatik dengan judul utama “Fatwa Sembilan Kiai, Jokowi-JK Lebih Maslahat”.

Kesembilan tokoh itu di antaranya, Ketum MUI yang juga Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, KH Maimun Zubair, KH Ma’ruf Amin, Gus Mus (KH Mustofa Bisri), KH Solahudin Wahid, Gus Ali (Sidoarjo), dan KH Hasyim Muzadi.
http://www.republika.co.id/berita/pemilu/menuju-ri-1/14/07/01/n8118v-nama-ulama-dicatut-media-pro-jokowi

Gus Sholah merasa dicatut kubu Jokowi soal tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin merasa keberatan namanya dicatut untuk mendukung Jokowi dalam tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin. Ma’ruf mengaku, tidak pernah memberikan pernyataan untuk mendukung capres manapun. Apalagi, mengeluarkan fatwa bahwa Jokowi yang bisa memberi kemaslahatan untuk bangsa Indonesia.

Klarifikasi juga dilakukan KH Maimun Zubair yang menyanggah klaim pendukung Jokowi. Pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Al Anwar Sarang, Rembang itu merasa dimanfaatkan kubu capres PDIP itu.

Ternyata, keberatan serupa juga dilakukan Salahuddin Wahid. Pengasuh Ponpes Tebu Ireng, Jombang itu merasa tidak pernah mendukung Jokowi di Pilpres 9 Juli mendatang. Melalui aun Twitter, @Gus_Sholah, adik Gus Dur tersebut merasa netral.

Karena itu, Gus Sholah merasa perlu memberikan klarifikasi terkait beredarnya tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin yang dimanfaatkan Jokowi untuk mengklarifikasi isu yang menyudutkannya. “Juga catut nama saya,” kata Gus Sholah sambil me-mention akun, @iman100017 yang bertanya tentang sikapnya yang diklaim mendukung gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut.

Tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin memiliki tampilan muka berjudul ‘Fatwa 9 Kiai Jokowi-JK Lebih Maslahat’. Di situ, dipajang foto sembilan kiai atau ulama kharismatik dan pimpinan pondok pesantren, yang tujuannya memberikan pesan kepada pembaca bahwa Jokowi-JK didukung para ulama.

Sayangnya, satu per satu ulama yang fotonya dipasang di sampul malah merasa dimanfaatkan kubu Jokowi untuk kepentingan politis.

http://www.republika.co.id/berita/pemilu/berita-pemilu/14/07/02/n81r6c-gus-sholah-dicatut-kubu-jokowi-soal-tabloid-obor-rahmatan-lil-alamin

Santri Mbah Moen Sebut Tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin Dusta

“Bahwa berita di atas adalah sebuah kedustaan dan fitnah yang sengaja disebarluaskan,”ujar Fakhrurrozi. Dia menjelaskan, Kiai Maimoen sejak awal sudah menggagas agar pilihan Pilpres 9 Juli 2014 diberikan kepada capres dan cawapres nomor urut 1, Prabowo-Hatta.
http://www.republika.co.id/berita/pemilu/hot-politic/14/07/01/n81dq2-santri-mbah-moen-sebut-tabloid-obor-rahmatan-lil-alamin-dusta

Sejumlah Kiai Sesalkan Klaim Sepihak Dukungan Jokowi-JK

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur (Jatim), KH Shalahuddin Wahid, membantah telah memberikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.

“Ah gak bener itu, siapa bilang? Kita gak mungkin mendukung yang kita sendiri gak tahu apa yang akan dia lakukan untuk pesantren ke depan,” kata kiai yang akrab disapa Gus Sholah itu, di Jakarta, Selasa (3/6).
http://www.republika.co.id/berita/pemilu/hot-politic/14/06/03/n6l7nu-sejumlah-kiai-sesalkan-klaim-sepihak-dukungan-jokowijk

Wakil Ketua MUI Desak Obor Rahmatan Lil Alamin Minta Maaf

“Saya tidak pernah memberi pernyataan apapun,” tegasnya. Sebelumnya Obor Rahmatan Lil Alamin dalam salah satu cover terbitannya, memuat sembilan sosok ulama kharismatik dengan judul “Fatwa Sembilan Kiai, Jokowi-JK Lebih Maslahat”.

Kesembilan tokoh itu di antaranya, Ketum MUI yang juga Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, KH Maruf Amin, Gus Mus (KH Mustofa Bisri), KH Solahudin Wahid, Gus Ali (Sidoarjo), dan KH Hasyim Muzadi. Ini yang dipermasalahkan oleh Wakil Ketua MUI.

Diketahui, tabloid ini dibuat oleh pemenang konvensi Partai Demokrat, Dahlan Iskan. Ia mengakuinya dalam sebuah jumpa pers di Hotel JS Luwansa, Jumat pekan lalu.

Dahlan menjelaskan awal pembuatan tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin berasal dari ide teman-teman relawan. Menurut Dahlan, para relawan ingin membuat pemberitaan yang baik dan berimbang, daripada berita palsu seperti yang dilakukan tabloid Obor Rakyat. (ita)http://politik.news.viva.co.id/news/read/517879-wakil-ketua-mui-desak-obor-rahmatan-lil-alamin-minta-maaf

Gus Dur, KH Said Agil Siradj, Emha Ainun Najib, Aa Gym, KH Arifin Ilham, KH Maimun Zubair, dsb semua mendukung Prabowo
infoindonesiakita.com/2014/05/15/gus-dur-emha-dan-korban-1998-dukung-prabowo/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: