Iklan

Buy Back atau Buat Indosat Baru?

Buy Back Indosat

Buy Back Indosat

Jika pintar, bandingkan harga buy back dgn biaya bikin BUMN sekelas Indosat. Jika Soeharto bisa, masak pemerintah sekarang tidak bisa?
APBN 2015 > rp 2.000 T
Tidak perlu sebesar Indosat dulu. Cukup 1/3. Tapi seluruh komunikasi PNS/TNI harus lewat situ.
Dijamin asing yg punya Indosat ketar ketir .

Soekarno dan Soeharto bikin banyak BUMN seperti Pertamina, Indosat, Telkom dsb. Dari APBN yg sekarang rp 1800 trilyun, disisihkan 5% / rp 90 trilyun buat bikin / membangun BUMN. Dari situ mereka dapat untung / melayani rakyat. Pertamina saja tahun 2013 sumbang negara rp 78 trilyun dari keuntungan dan pajak

Megawati menjual Indosat tahun 2002 dengan harga US$ 627 juta (kurs saat itu jadi sekitar Rp 5,7 trilyun). Dalam kurun waktu 12 tahun (2014) dengan tingkat inflasi antara 5-10%, harga beli Indosat yang wajar adalah antara Rp 10 – 17 Trilyun rupiah. Jika lebih dari Rp 20 Trilyun, lebih baik pemerintah membuat BUMN baru sekelas Indosat.

CEO Ooredoo (induk perusahaan PT Indosat Tbk) dan Komisaris ISAT Nasser Marafih mengatakan tidak akan menjual Indosat karena dari 90 juta pelanggan Ooredoo, 60 juta berasal dari Indosat. Dan ISAT juga menyumbang 25% pendapatan Ooredo.

Jika pemerintah membuat BUMN baru seperti Indosat dan merebut 30 juta pelanggan Indosat terutama dari kalangan PNS, Militer, Guru, dan Polri, tentu Ooredoo berpikir ulang untuk menahan sahamnya.

Komunikasi Militer dan Pemerintahan Indonesia tidak bisa dipercayakan kepada satelit yang dikuasai asing. Jadi mutlak Indonesia memiliki satelit dan sistem komunikasinya sendiri.

Niat Jokowi buyback saham Indosat bakal kandas
JAKARTA. Ooredoo Group, induk perusahaan PT Indosat Tbk (ISAT) menegaskan tidak akan menjual sahamnya di ISAT, meskipun presiden terpilih Joko Widodo pernah menyatakan ingin membeli kembali (buyback) saham ISAT.
CEO Ooredoo dan Komisaris ISAT Nasser Marafih mengatakan sejauh ini belum ada diskusi dengan pemerintah Indonesia tentang pembelian saham ISAT dari Ooredoo. “Tidak ada rencana menjual saham Indosat. Indosat merupakan investasi strategis bagi grup. Ini investasi jangka panjang,” kata Nasser kepada KONTAN di Yogyakarta, Jumat (5/9).
http://investasi.kontan.co.id/news/ooredoo-saham-indosat-tak-akan-dijual-ke-jokowi

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Saya melihat orang pintar sibuk berbicara buyback tapi belum mendengar pemimpin yang sadar kenapa hal itu terjadi…. Tikus mati dalam got kita berbicara karena bau busuknya, telur ayam gagal menetas kita sibuk berbicara ruginya, tapi apakah kita pernah berfikir bahwa semua yang ada di bumi,air dan udara adalah milik rakyat yang di Amanahkan Allah pada pemimpin untuk dikelola…? Masalahnya simpel sebab kita merasa ketika berkuasa sayalah penentu apapun. Jadi pembahasan panjang lebar cuma kicauan merdu yang enak di dengar, Ayah saya memberi nasehat begini : ”Allah menciptakan manusia sempurna… Sebab itu tidak ada manusia yang bodoh ,yang banyak manusia pandai yang di tipu orang yang bodoh” sedih memang… Walaupun bukan pilihan masih lebih baik orang yang kurang pengetahuan di tipu orang yang pintar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: