Iklan

Bumi: Bulat atau Datar?

bumi-datar1

3 gambar ini menjelaskan bahwa bumi itu sebetulnya bulat. Namun karena bumi amat besar, yaitu kelilingnya sekitar 40.000 km, kita merasa seolah2 bumi itu datar. Buktinya kita bisa gelar tiker d atas bumi, iya kan? Itu karena dalam 110 km, hanya ada kemiringan 1 derajad saja. Jadi nyaris tidak berasa.

Tapi jika bumi ini datar seperti papan, niscaya saat matahari di atas bumi, seluruh dunia akan mengalami jam 12 siang secara serentak. Bayangan akan sama yaitu nyaris tidak ada bayangan sebab matahari tepat di atas kita. Toh jika kita pernah ke Jepang atau Australia yang berada jauh dari katulistiwa, bayangan itu ada. Dan ternyata perbedaan waktu itu mengalami perubahan secara perlahan yaitu satu jam setiap sekitar 1600 km. Itulah sebabnya Indonesia yang lebarnya sekitar 5000 km, ada 3 wilayah waktu: WIB, WIT, dan Waktu Indonesia Bagian Timur.

Waktu sholat Dzuhur di Indonesia dgn di Arab Saudi juga beda karena bumi itu bulat. TIdak rata. Kalau ada yg punya saudara di AS atau Inggris dan saat inis sedang siang, coba tanya apa di sana juga siang? Jika rata, harusnya sama.

bumi-datar2

Selain itu jika kita di laut yang bebas hambatan pemandangan, dari cakrawala, kapal laut yg besar itu pertama kali terlihat adalah tiangnya. Kemudian perlahan2 baru badannya terlihat.

Saat kapal menjauh juga lama2 hilang. Ini bukan karena sudah terlalu kecil, tapi karena tertutup lengkungan bumi. Jika rata atau kita berada di tempat tinggi seperti gunung, niscaya tetap akan terlihat.

bumi-datar3

Kemudian benda2 langit yang kita lihat dari bumi seperti Bulan, Matahari, dan planet2 itu bentuknya bulat. Ini karena mereka berputar pada sumbunya. Nah bumi pun terlihat seperti itu. Apalagi dgn adanya satelit2 dan pesawat ruang angkasa, banyak foto2 dan video2 bumi didapat.

Jika kita berlayar atau naik pesawat terbang ke arah Barat terus menerus, maka kita akan kembali ke tempat yg sama. Magellan pernah membuktikan ini.

Memahami Al Qur’an itu harus dgn ilmu. Dengan pengamatan dan pemikiran. Bukan cuma melototin tulisan Al Qur’an doang. Pandanglah bulan, matahari, dsb. Jika perlu pandang bumi dari pesawat terbang atau pesawat ruang angkasa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: