Kecelakaan Maut KRL dengan Truk BBM di Bintaro


KRL

Tabrakan Kereta Api kembali terjadi di Bintaro. Jika tahun 1987 menewaskan 156 orang, saat ini 9 orang yang tewas sementara 85 orang lainnya terluka.

Ada yang menyalahkan manusia seperti pengemudi truk yang sepertinya truknya memang bermasalah karena tak bisa bergerak. Ada pula yang mengatakan pintu kereta api yang tak berfungsi sehingga tidak menutupi jalan.

Baca lebih lanjut

1 Busway Cina Rp 4 Milyar?


Busway

Kalau 1 Bus Cina harganya Rp 3-4 milyar, kenapa tidak membuat di dalam negeri saja? Jika bikin sendiri, paling harganya cuma Rp 1-2 milyar saja.

Dengan membeli 310 unit Bis hanya untuk 1 pembelian, berarti Pemda DKI mengeluarkan uang Rp 1 Trilyun lebih. Jika pesan ke pabrikan lokal misalnya Pindad atau perusahaan mobil di sini / rakitan, paling tidak biayanya bisa ditekan jadi Rp 600 milyar saja sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

Jangan Hapus Bus Reguler


Biasanya kalau naik Bis 921 dan 107 (KP Melayu-Blok M) atau 57 (Pulo Gadung Blok M) dari rumah ke kantor cuma 1 jam.

Tapi ke3 rute tsb dihapus sama anak buahnya Jokowi.

Akhirnya naik Bis Transjakarta dgn 3x ganti dan jalan sejauh 700 meter di Halte Semanggi. Walhasil hampir 2 jam baru sampai kantor. Itu pun dari UKI hingga Semanggi harus berdesak2an layaknya ikan sarden sehingga bis terasa panas.

Dalam hal ini Jokowi atau anak buahnya (Maaf) bertindak kurang tepat.

Kenapa menghapus bis reguler yang daya angkutnya justru tidak beda jauh dgn Busway?

Baca lebih lanjut

Pelarangan Mobil Murah dan Kurangnya Angkutan Umum


Macet itu karena pemakaian Jalan per orang tinggi. Misalnya rumah di bogor kantor di jakarta. 1 orang pakai jalan sepanjang 100 km pp setiap hari. Kalau diatur perumahan dan perkantoran hingga 1 orang cukup naik mobil 1 km pp setiap hari, niscaya tidak akan macet. Jumlah mobil yg melintas 1 jalan jadi berkurang 1/100 nya.

Jadi tolong pakai cara lain tanpa harus melarang2 orang pakai mobil. Coba mulai dari diri sendiri terutama para pejabat yg melarang mobil untuk tidak pakai mobil. Coba naik mobil bis yang jumlahnya sekarang malah berkurang.

Contoh bis 921, 107 (Blok M-KP Melayu), dan 57 (Blok M – Pulo Gadung) yang total kapasitasnya sekitar 30 ribu orang/hari malah tidak beroperasi lagi sekarang. Akibatnya ada penumpang yang biasanya cuma 1 x jalan, sekarang nyambung hingga 3x karena harus turun di Mampang. Otomatis biaya transportasi naik dari Rp 6000/hari pp jadi Rp 18.000/hari.  Sebulan pengeluaran bertambah sebesar Rp 360 ribu!

  Baca lebih lanjut

KRL Ekonomi Dihapus. Seriuskah Pemerintah dgn MRT?


KRLKRL Ekonomi Jakarta-Bogor yang tarifnya Rp 1500 dihapus. Diganti dgn Commuter Line yg tarifnya Rp 8000. Begitu pula KRL jurusan Serpong-Tanah Abang.
Dengan cara seperti ini, seriuskah pemerintah untuk menggalakkan MRT?

Kalau ongkos MRT / KRL tidak terjangkau oleh rakyat kecil, itu sama juga bohong. Sebab merekalah yang justru sangat memerlukan itu. Orang-orang kaya tentu naik mobil pribadi. Sementara orang-orang menengah ke bawah itulah yang naik angkutan umum. Jika tidak terjangkau, paling-paling mereka pada naik motor.

Umumnya rumah rakyat tidak di samping Stasiun KA. Begitu pula kantor/tempat kerja mereka. Jadi paling tidak mereka harus naik angkot 2x @ Rp 2000. Jadi kalau tarif KRTL naik jadi Rp 8000, mereka harus mengeluarkan uang Rp 12.000 sekali jalan. Pulang pergi harus keluar Rp 24.000. Dalam sebulan, mereka harus keluar Rp 720 ribu. Padahal UMR di Jabodetabek rata2 cuma Rp 1,8 juta. Artinya mereka harus mengeluarkan hampir separuh pendapatan mereka hanya untuk naik kereta api.

Baca lebih lanjut

Banyaknya Copet di Bis 45 Blok M – Cililitan


Barusan istri tanya kok celana belakang kantongnya kainnya sampai terbuka keluar? Apa ada mengambil sesuatu?
Padahal saya tak mengambil apa2 karena memang kosong.

Rupanya di Bis no 45 (Blok M – Cililitan) saat turun di Cawang Bawah ada copet. Ada 2 bapak2 yg tetap berdiri tidak turun dari bis tapi agak menghalangi jalan. Alhamdulillah tak ada yg hilang karena kantongnya kosong.

Baca lebih lanjut

Lengangnya Bis di Kota Amsterdam


Bis di Amsterdam

Bis di Amsterdam

Berlawanan dengan Bis di Kota Jakarta yang amat penuh sehingga para penjahat seperti copet bisa merajalela, di Kota Amsterdam Bis begitu lengang. Ini karena pemerintah menjamin kesejahteraan para sopir dan juga perawatan bis sehingga sopir berangkat tepat waktu meski penumpang hanya 1 orang. Seharusnya memang begitu. Pemerintah bertugas melayani rakyat. Bukan jadi makelar agar pengusaha swasta bisa meraih untung sebesar-besarnya dari transportasi yang merupakan Public Service / Layanan Masyarakat yang harus diberikan oleh pemerintah.

Baca lebih lanjut

Angkutan Umum yang Aman, Nyaman, dan Terjangkau


Naik Becak keliling YogyakartaSudah jadi idaman bagi rakyat jelata akan adanya angkutan umum yang aman, nyaman, dan terjangkau. Sesuai dengan kebutuhan. Angkutan umum di komplek perumahan dengan jarak kurang dari 1 km, tentu beda dengan angkutan kota yang jaraknya lebih dari 10 km apalagi antar kota dan antar propinsi. Masing-masing medan ada kendaraan yang cocok dan sesuai.

Angkutan Perumahan

Untuk angkutan di komplek perumahan dengan jarak kurang dari 1 km, yang nyaman adalah Becak. Kenapa Becak? Karena ramah lingkungan. Tidak berisik. Tidak laju yang bisa membahayakan anak-anak dan pejalan kaki. Bagi pengemudi Becak juga untung. Harga Becak murah dan terjangkau. Paling cuma RP 2 juta saja. Karena tidak pakai BBM, tentu operasionalnya juga murah. Jarak 1  km meter bisa ditempuh dalam 10 menit. Jadi masih OK mengingat kita kalau naik angkutan umum juga rata-rata sekitar 30 menit.

Baca lebih lanjut

Antrian Masuk Pintu Tol Sebabkan Macet di Jalan Gatot Soebroto


Antrian mobil di pintu tol sepanjang jalan Semanggi, Kuningan, dan Pancoran merupakan sumber kemacetan saat pulang kantor (jam 6 sore). Setelah lewat pintu tol, jalan terasa lengang. Harusnya di saat macet, bebaskan pembayaran di pintu tol masuk sehingga mereka bisa langsung masuk tol dan tidak bikin macet jalan.

Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya, Kombes Condro Kirono mengusulkan agar beberapa pintu tol ditutup karena dianggap menyebabkan kemacetan akibat antrean kendaraan. Pintu masuk tol yang diusulkan ditutup tersebut adalah pintu keluar Tol Semanggi 2, pintu masuk Tol Semanggi 1, dan pintu masuk Tol Tebet 2 (Detik.com).

Baca lebih lanjut

10 Pria Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Seorang Wanita di KRL Jabotabek


‎10 Pria melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita di KRL Jabotabek tanpa ada yang menghalangi. Jawaban PT KAI sederhana sekali:
PT KAI Minta Perempuan Tidak Takut Teriak Hadapi Pelecehan Seksual.

Lantas di mana petugas Keamanan Kereta Api?

Di mana Polisi?

Kok bisa kejadian tersebut terjadi tanpa ada petugas KA yang mengetahui?

Setiap rangkaian KA Jabotabek terdiri dari 6 gerbong di mana setiap gerbong yang padat bisa membuat 200 penumpang. Artinya ada 1.200 penumpang. Harusnya PT KA minimal menyediakan 10 petugas keamanan yang berjaga di setiap gerbong. Kalau petugas ini tidak bisa melihat pelecehan seksual, jelas dia pasti merem.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: