Iklan

Partai Pendukung Kenaikan Harga BBM 2013


Partai Pendukung Kenaikan Harga BBM

Siapa pun itu jika mewakili aspirasi rakyat seperti menolak kenaikan harga BBM, itu harus didukung.
Masalah hati seperti pencitraan, itu urusan Allah.
Saya lihat anggota DPR yg menyindirnya rata2 memang pendukung kenaikan harga BBM seperti dari partai Demokrat ini:
“Tapi daging sapi jangan naik,” sindir Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf.

Cuma memang tokoh2 Islam harus hidup sederhana dan istiqomah sesuai Islam. Sehingga bisa berkata dgn tegar tanpa dicemoh karena dianggap cela.
https://infoindonesia.wordpress.com/category/bbm/kenaikan-harga-bbm-bbm/

Baca lebih lanjut

Iklan

Partai Pendukung Kenaikan Harga BBM dan Penentangnya


Partai pendukung kenaikan harga BBM yang utama adalah Partai Demokrat yang memang sejak awal gigih memperjuangkan kenaikan harga BBM. Ada pun partai lain seperti Golkar dan PPP yang semula menolak kenaikan harga BBM, akhirnya setelah rapat paripurna menyetujui kenaikan harga BBM.

Ada 2 Opsi yang dipilih. Opsi pertama menolak kenaikan harga BBM. Yang menolaknya adalah PDIP dan Hanura yang sampai walk-out. Kemudian Gerindra dan PKS.

Ada pun Opsi Ke2 menyatakan pemerintah bisa menaikan harga BBM jika rata-rata harga jual minyak Indonesia (sesuai dengan harga bursa Komoditas NYMEX)  di atas 15% dari acuan APBN yang US$ 105,75/brl. Artinya jika harga minyak dunia mencapai US$ 120,75, pemerintah bisa menaikan harga BBM. Saat ini harga minyak sudah mencapai US$ 118/brl.

Baca lebih lanjut

Daftar Nama Pendukung Kenaikan Harga BBM tahun 2005


Warga Antri BBM

Warga Antri BBM

Berikut nama-nama pendukung kenaikan harga BBM tahun 2005 yang mencapai 125%. Mereka memasang iklan dukungan kenaikan harga BBM di berbagai media massa. Bahkan LPEM FEUI membuat “studi Ilmiah” yang menyatakan kemiskinan berkurang jika harga BBM dinaikkan.

Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro yang berulangkali menaikan harga BBM ternyata di zaman Megawati juga menaikan harga BBM.

Baca lebih lanjut

Faisal Basri Pro Pasar? – Terbelenggu Mitos Bahan Bakar Minyak


Sedih juga melihat Faisal Basri terkesan sangat pro Pasar. Lihat pernyataannya:

==

FB: Tak seorang pun bisa melawan hukum pasar.

==

Adakah kalau pasar sekarang dipermainkan spekulan pasar hingga minyak meroket dari US$ 20 jadi US$200 pemerintah harus diam saja dan mengikuti pasar sehingga rakyat harus beli premium sampai Rp 20 ribu/liter? Lihat di http://www.infoindonesia.wordpress.com bagaimana harga minyak meroket melebihi kewajaran akibat ulah spekulan.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: