Jika Jokowi Jadi Presiden: Malaysia dan Singapura Gentar atau Tertawa?


Panser Anoa

Jokowi menilai Tank Leopard seberat 62 ton nanti bisa merusak jalan dan tak bisa lewat jembatan di Indonesia. Cukup Panser Anoa saja, kata Jokowi.

Lah kalau pakai Panser Anoa yang meriamnya kecil dan sebetulnya fungsinya sebagai kendaraan pengangkut pasukan, bagaimana Malaysia yang punya 48 Tank Tempur Utama PT-91M “Pendekar” seberat 48,5 ton gentar terhadap Indonesia? Meriam Panser Anoa itu panjangnya tidak sampai 1 meter. Sedang meriam tank PT-91 M Malaysia panjangnya 3 meter lebih. Begitu pula Singapura yang membeli 66 tank Leopard bekas dari Jerman pada tahun 2008. Vietnam memiliki 220 T-62 Main battle tank, 990 T-54/55 Main battle tank, dan 350 Type-59 Main battle tank. Dengan Main Battle Tank seperti itulah Vietnam menundukkan Vietnam Selatan dan tentara AS. Jadi kalau Indonesia tidak punya Main Battle Tank seperti Tank Leopard dan cuma punya panser Anoa seperti di atas, bagaimana negara2 lain bisa segan terhadap Indonesia?
Baca lebih lanjut

Analisa Debat Capres 2014 Jokowi vs Prabowo


Janji Seorang Pemimpin

Masalah Debat Capres itu jangan lihat retorika. Tapi isi.
Masalah Demokrasi, penegakkan HAM, penegakan hukum, pemberantasan korupsi atau diskriminasi itu normatif. Percayalah itu tak akan jauh berubah. Kalau rakyat Indonesia tetap miskin dan sengsara karena pemimpinnya impor melulu dan kekayaan alam kita dirampok asing buat apa?
Ide Prabowo di akhir debat itu yang menarik. Prabowo ingin kekayaan alam Indonesia dinikmati oleh rakyat Indonesia. Sehingga kita semua bisa makmur.
Prabowo juga ingin bangsa Indonesia jadi bangsa yang produktif. Bisa bikin mobil, motor, kereta, kapal, dan pesawat sendiri. Dan Prabowo sudah menggandeng pakar pembuat pesawat Prof Dr BJ Habibie untuk itu.
Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: