Iklan

Rakyat Kalimantan: Menunggu Tewas Keracunan Asap?


Kebakaran Hutan 3

Dengan kebakaran hutan yang melanda Kalimantan (dan juga Sumatera), Kalimantan bagaikan kamar gas terbesar di dunia. Bumi dan udara pulau Kalimantan dipenuhi oleh asap sehingga beberapa warga tewas karena penyakit saluran pernafasan. Kami tinggal menunggu mati saja karena asap bukan cuma ada di luar rumah. Di dalam rumah pun kami harus pakai masker. Begitu kata warga yang dikutip oleh Prokal. “Warga Palangkaraya: Kami Tinggal Menunggu Mati!!” itulah judul berita dari Prokal.

Sepupu saya yang tinggal di Amuntai juga menelpon bahwa jarak pandang di Amuntai Kalimantan Selatan cuma 50 meter saja. Bukan cuma pandangan yang jadi masalah. Kerusakan alat pernafasan yang berakibat kematian massal tentu lebih berbahaya lagi. Bukan cuma 1 atau 2 orang. Tapi bisa jutaan rakyat Kalimantan yang menderita jika pemerintah tidak bertindak cepat dan tepat.

Baca lebih lanjut

Iklan

Ketonggeng / Kalajengking Cambuk


Ketonggeng

Ini adalah Ketonggeng / Kalajengking Cambuk (whip scorpions / Thelyphonida). Di Madiun disebut Kolomende sementara di Yogya Kolomenthel. Ketonggeng panjangnya antara 2,5-8,5 cm dengan panjang tubuh 3 cm. Termasuk invertebrata dan hewan karnivora. Ketonggeng memakan serangga, kaki seribu, kalajengking, dsb.

Ketonggeng ini berburu pada malam hari. Disebut Vinegaroons karena bisa mengeluarkan bau seperti cuka / asem. Bisa membatasi populasi jangkrik dan kecoa.

Baca lebih lanjut

Menutup Tanah dengan Aspal dan Beton


Taman Simanjuntak3

Banyak orang yang tidak suka tanah. Karena jika hujan jadi becek. Jika kemarau jadi debu. Padahal dari tanah itulah kita bisa mendapati berbagai tanaman pangan seperti padi, gandum, kentang, jagung, dan sebagainya.

Dari tanah lah kita bisa menikmati berbagai buah-buahan seperti Mangga, Pisang, Jambu, Duren, dsb. Kita juga bisa dapat berbagai sayur mayur seperti kol, seledri, sawi, dsb.

Baca lebih lanjut

Danau Laut Aral yang Menyusut


Peta Danau Laut Aral

Danau Laut Aral hingga tahun 1960 termasuk 4 danau terbesar di dunia. Luasnya 68.000 km2 atau separuh pulau Jawa. Hingga tahun 1980-an pun Danau Laut Aral masih terlihat jelas di sebelah kanan Danau Laut Kaspia.

Namun sejak tahun 1960-an luas Danau Laut Aral terus menyusut hingga tahun 2007 tinggal 1/10 luas aslinya saja. Terpecah jadi 4 danau. Laut Aral Utara, Aral Barat, Aral Timur, dan Aral Selatan. Ini karena proyek irigasi Uni Soviet yang mengalihkan aliran sungai Syr Darya di utara dan Amur Darya di selatan danau ke tempat irigasi. Sehingga danau laut Aral hanya bergantung kepada air hujan yang memberi 1/5 jumlah air masuk.

Baca lebih lanjut

Gunung Tertinggi dan Samudera Terluas di Dunia


Gunung Everest

Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia. Tingginya 8848 meter dari permukaan laut.

Baca lebih lanjut

Saat Pepohonan yang Rindang Mulai Ditebang


Pohon Rindang 2

Ini adalah satu jalan di Cipinang Cempedak, Polonia, Jakarta Timur yang terkenal rindang. Sehingga orang suka jalan pagi dan lari pagi di situ.

Namun kerindangannya mulai berkurang karena beberapa pohon ditebang dan dibakar. Bahkan di satu jalan sepanjang 40 meter, ada 4 pohon yang ditebang. Bisa jadi 10-20 tahun lagi jalan ini akan menjadi gersang sebagaimana kebanyakan jalan di Jakarta.

Baca lebih lanjut

Jalan yang Teduh oleh Pepohonan


Dar es Salaam and Zanzibar | Tanzania

Dar es Salaam and Zanzibar | Tanzania

Kalau jalannya teduh begini oleh pepohonan di kiri-kanan jalan, biar kata di Tanjung Priok pun dijamin tidak akan panas. Sebaliknya meski di puncak, kalau gersang tidak ada pepohonan, dijamin jam 11 siang saja kalau matahari bersinar akan terasa panas.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: